NAMA Transportasi Perkotaan Berkelanjutan Indonesia

(NAMA SUTRI)

Pada tahun 2009, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengurangi gas rumah kaca sebesar 26% di tahun 2020 dari level baseline ‘business as usual’, dan hingga 41% dengan dukungan internasional. Transportasi adalah sumber emisi CO2 terbesar ketiga terkait energi di Indonesia (23%; setara dengan 68 MtCO2-eq pada tahun 2005). Karena kuatnya tren urbanisasi dan motorisasi, transportasi telah menjadi suatu tantangan signifikan bagi daerah perkotaan di Indonesia. Pembangunan berbasis kendaraan memperburuk kualitas udara, menciptakan kemacetan yang masif dan mengurangi kualitas hidup. Namun, sebagian besar kota kekurangan kemampuan, panduan kebijakan dan akses terhadap sumber daya finansial untuk mengembangkan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan. SUTRI NAMA sebagaimana teregistrasi di dalam UNFCCC bertujuan untuk mengatasi tantangan ini dengan mentransformasi transportasi perkotaan di Indonesia melalui gabungan langkah-langkah untuk meningkatkan kapasitas dan investasi yang disediakan melalui program transportasi perkotaan nasional yang berkelanjutan.

This publication is also available in English.


74 Pages | Language: Indonesian
    Authors (alphabetical order):
  • Achmad Zacky Ambadar
  • Andrea Henkel
  • Christoph Heidt


    Commissioned by:
  • BMU

Download